7 Anggapan Salah Tentang Seks Tapi Masih Banyak Dipercaya Orang

Rabu, 08 Agustus 2012

Jakarta - Benarkah ukuran Mr Happy menentukan kepuasan seksual? Apakah bercinta saat menstruasi bisa cegah kehamilan, dan benarkah setiap wanita punya G-spot? Banyak anggapan tentang seks yang diyakini benar oleh sebagian besar orang, namun belum terbukti faktanya bahkan hanya mitos belaka alias salah besar. Jika Anda dan pasangan masih terjebak dalam tujuh mitos seks ini, segera perbaiki agar bisa mewujudkan aktivitas bercinta yang lebih berkualitas.

1. Lebih 'Besar', Lebih Puas
Dalam urusan bercinta, ukuran Mr Happy bukanlah satu-satunya penentu kepuasan. Lebih besar ukuran Mr Happy tidak menjamin kualitas seks yang lebih baik. Faktanya, hanya 1/3 bagian dari luar vagina yang memiliki sensor terhadap rangsangan dan orgasme. Penelitian yang dilakukan tim dari Masters and Johnson's pada 1960 menemukan, kedalaman vagina yang tidak terstimulasi saat penetrasi seks antara 2,75 inchi (6,9 cm) sampai 3,25 inchi (8,2 cm).

2. Makanan Aphrodisiac Bisa Bangkitkan Gairah Seks Seketika
Hal ini masih jadi perdebatan, tapi tiram, cokelat dan stroberi yang banyak diyakini sebagai makanan pembangkit gairah seks ternyata hanya mitos. Boleh saja mengonsumsi makanan tersebut untuk menjaga kesehatan tubuh, yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Tapi jika Anda sengaja mengonsumsinya dengan harapan gairah seks bisa timbul seketika, itu keliru. Cokelat bisa memberi rasa senang seperti jatuh cinta, tapi efek menyenangkan itu hanya sementara (hanya saat cokelat dimakan). Berdasarkan sejumlah penelitian, aphrodisiac tidak punya efek secara langsung terhadap libido.

3. Pria Lebih Sering Pikirkan Seks Daripada Wanita
Pria diketahui memikirkan seks 1,5 jam sekali setiap harinya. Sementara wanita, hanya empat kali sehari. Namun hasil penelitian yang dilakukan Trojan's Charged Sex Life Survey itu tidak berlangsung selamanya. Ada kalanya wanita memikirkan seks sama seringnya dengan pria. Terutama saat menginjak usia 18 tahun di mana hormon seks wanita maupun pria sedang ada di puncaknya, wanita bisa saja memikirkan seks saat tidur, makan bahkan memimpikannya.

4. Menarik Keluar Mr Happy Sebelum Ejakulasi Cegah Kehamilan
Bagi pasangan menikah yang ingin menunda kehamilan, cara tersebut di atas mungkin sering dilakukan. Tapi tidak menjamin sang wanita tak akan hamil. Hanya diperlukan sedikit sperma untuk menghasilkan kehamilan dan sperma bisa saja keluar sebelum terjadinya ejakulasi. Bahkan justru banyak kasus kehamilan yang terjadi karena metode ini. Jadi, jika ingin menunda kehamilan sebaiknya gunakan kondom, sistem kalender (penghitungan masa subur/tidak subur) atau konsumsi pil KB.

5. Bercinta Saat Menstruasi Tidak Akan Hamil
Mitos ini sudah lama dipercaya sebagian besar orang, namun itu salah besar. Bercinta saat menstruasi, kemungkinan untuk hamil memang lebih kecil tapi tidak menutup kemungkinan kehamilan bisa terjadi. Sperma bisa bertahan di dalam rahim wanita selama beberapa hari, dan kemungkinan hamil bisa lebih besar jika siklus menstruasi Anda lebih cepat.

6. Setiap Wanita Punya G-spot
Keberadaan G-spot masih jadi misteri, meskipun seorang ginekolog dari Amerika Serikat Adam Ostrzenski akhirnya berhasil menemukan titik itu setelah 60 tahun penelitian. Berdasarkan penelitian di Jerman pada 1950-an, semua wanita memang memiliki satu titik paling sensitif di dalam tubuhnya itu. Tapi tidak semua G-spot wanita merupakan zona erotis. Jadi jangan habiskan waktu Anda dengan percuma hanya untuk menemukan G-spot. Sebaiknya fokuskan foreplay pada titik-titik rangsang yang sudah diketahui seperti tengkuk, dada, tulang selangka, paha bagian dalam atau perut.

7. Jika Tak Mendesah, Wanita Tidak Menikmati Seks
Suara desahan memang salah satu indikasi kalau wanita menikmati momen bercinta. Bahkan dengan mendesah, wanita bisa membantu pasangannya menunjukkan performa seks yang lebih baik. Tapi bukan berarti wanita harus mendesah untuk mengekspresikan kepuasan seksnya. Sebagian wanita ada yang vokal, tapi ada pula yang tidak. Wanita pun tak harus 'berteriak' selama sesi bercinta hanya untuk memberitahu pasangan bahwa dia sedang menikmati hubungan seksual.

http://wolipop.detik.com/read/2012/08/07/224424/1985761/227/7-anggapan-salah-tentang-seks-tapi-masih-banyak-dipercaya-orang?w992201835

0 komentar:

Poskan Komentar