Wanita-Wanita Ini Hidup Mewah Hanya Berbekal Rayuan di Facebook

Senin, 21 Mei 2012

Apa yang dibutuhkan bagi para wanita untuk mendapatkan jam tangan Cartier dan sepatu Jimmy Choo secara gratis? Wajah cantik, Internet, dan muka tebal! Tiga orang wanita asal Inggris, Jeanette Worthington, Danica Thrall, dan Hollie Capper, berkeliling dunia maya untuk mencari pria kaya yang akan secara sukarela akan membiayai kehidupan glamor mereka.

Sebuah program dokumenter dari Channel 4 mengungkapkan bagaimana para wanita cantik yang diberi julukan "rinser" tersebut  menggunakan daya tarik yang mereka miliki untuk mendapatkan berbagai macam barang mahal dari pengikut akun Facebook dan Twitter.
Walaupun mereka telah dihujani dengan hadiah mewah, tetapi mereka jarang memenuhi keinginan pengagum mereka untuk bertemu secara personal dan hanya menawarkan pertemanan virtual (tapi sebelumnya sang "teman" virtual harus memberikan hadiah produk dari desainer terkenal terlebih dahulu). Untuk memastikan pengagum mengirimkan hadiah yang tepat, mereka memposting detail daftar keinginan di akun Twitter, Facebook, dan Amazon milik mereka.

Jumlah harga berbagai hadiah yang mereka dapatkan nggak main-main loh! Danica yang merupakan seorang model menyatakan dirinya telah mendapatkan hadiah senilai Rp292,7 juta dalam kurun waktu 3 bulan. Caranya? Ya dengan "morotin" secara halus para pria kaya penggemarnya tersebut. Danica juga menetapkan tarif sebesar Rp732,000 untuk ngobrol dengannya via Skype.

Jeanette Worthington, 33 tahun, mengakui untuk menemukan laki-laki muda dalam "bisnis" ini sangatlah jarang, bagaikan semanggi berdaun empat. Kebanyakan adalah pengusaha tua ataupun pria yang telah bercerai.

Walaupun Jeanette menyadari bahwa gaya hidup semacam ini akan menimbulkan kesulitan nantinya dan memanipulasi pria bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan, tetapi dirinya tidak bisa membayangkan hidupnya dengan cara lain.
"Saya tidak melakukan sesuatu yang salah, saya tidak melanggar hukum. Jika orang-orang terpancing untuk itu, itu adalah masalah mereka...Mereka bodoh." ujar Jeanette.

0 komentar:

Poskan Komentar