Sering Nonton Film Porno Picu Kegalauan dan Bikin Otak "Mati"

Kamis, 19 April 2012

JAKARTA--MICOM: Bahwa merangsang diri sendiri secara seksual pada anak-anak bisa berisiko kebutaan, telah lama kita dengar. Kini, efek yang hampir sepadan juga berisiko pada orang dewasa. Waspadalah bila Anda sering mangalami kegundahan dan kecemasan yang tak jelas sebabnya.

Penelitian terbaru dari University of Groningen, Belanda, menunjukkan hal ini bisa saja akibat terlalu sering menonton film biru.

Kesimpulan ini didapat dari studi yang melibatkan 12 perempuan dewasa usia subur. Setiap responden itu diminta untuk menonton tiga jenis video, yakni dokumenter kehidupan marinir Karibia, tayangan pemanasan jelang hubungan seks (foreplay), dan film porno utuh.

Pada saat menonton, mereka dipasangkan alat pindai otak positron emission tomography (PET scan).

Hasil pindai menunjukkan, semakin erotis tontonan, semakin sedikit darah yang dikirim ke area otak pemroses awal informasi visual, Brodmann's area 17.

Peneliti Gert Holstege mengatakan saat menoton film biru, darah lebih dialihkan ke pusat otak yang memicu gairah.

Jika terus-menerus terjadi, kata Holstage, ini menyebabkan tumpulnya bagian otak ini dan kebalnya rangsangan seks visual.

Efeknya, orang semakin sulit mencapai kegairahan dan menikmati keindahan lewat indera mata. Sementara, dengan makin rendahnya gairah, tingkat kecemasan akan adanya ancaman pun makin tinggi.

Penlitian itu juga membuahkan simpulan lain: 'Jika Anda ingin berhubungan seks, Anda perlu menghasilkan situasi yang aman bagi wanita," katanya.

"Dalam situasi bahaya, Anda tidak memiliki perasaan seksual, karena Anda harus mempertahankan diri sendiri, bukan bertahan untuk (kelangsungan) spesies," kata Holstege. (Livescience/IF/OL-9) 

0 komentar:

Poskan Komentar