Jadi Pendonor Sperma, Ilmuwan Inggris Jadi Ayah 600 Anak!

Senin, 09 April 2012

 Bertold Wiesner
Seorang ilmuwan asal Inggris, Bertold Wiesner, mendirikan sebuah klinik kesuburan yang menjanjikan dapat memberikan donor sperma dari "sumber cerdas". Namun baru-baru ini terungkap, donor sperma yang dimaksud berasal dari dirinya sendiri.
Dari prakteknya itu diperkirakan ia telah menjadi ayah biologis dari 600 anak.

Bertold telah mendonorkan spermanya melalui kliniknya sendiri itu pada pasangan dengan suami infertil (mandul). Klinik Wiesner mulai beroperasi sejak awal 1940-an hingga pertengahan 1960-an. Namun, catatan medis di klinik itu dihancurkan istri Barton sehingga sejarah keluarga dan hubungan darah anak yang lahir dari hasil pembuahan donor sperma sulit dilacak.

Salah satu putra biologis bernama David Gollancz melakukan penelitian. Dari sana didapat bahwa Bertold telah membuat 20 donasi per tahun, yang berarti ia mungkin telah menjadi ayah dari 300 hingga 600 anak. Kemudian ia menghubungi 11 orang saudara tirinya setelah melakukan tes DNA.

David menuturkan, melacak saudara biologis telah memperkaya pengalaman hidupnya. Ia juga bertekad ingin mencari saudara lainnya di luar sana yang tak terlacak. Selain itu, laki-laki yang berprofesi sebagai ahli biologi ini mengaku sempat syok saat mengetahui latar belakangnya.

"Ini agak tidak nyaman, karena inseminasi buatan dikembangkan pada skala industri untuk ternak dan saya tidak suka rasanya dibesarkan dengan cara begitu," tutur David. "Namun ini juga jadi pengalaman hidup yang luar biasa. Rasanya saya ingin menyewa tenda besar dan mengundang mereka semua ke pesta."

Klinik Wiesner di Portland Place, London, diyakini telah membantu pembuahan wanita yang menghasilkan 1.500 bayi dan dikenal sebagai "Barton Brood". Tes DNA dilakukan 2007 lalu pada 18 orang yang melakukan pembuahan di sana. Dari situ ditemukan bahwa 12 dari grup atau dua pertiganya adalah anak-anak biologis Barton. (wk/mr)

0 komentar:

Poskan Komentar