7 Tipe Teman yang Perlu Dimiliki Perempuan

Sabtu, 14 April 2012

Ungkapan tak boleh memilih-milih teman rasanya tidak selamanya tepat. Pada situasi tertentu, memilih teman yang tepat juga bisa berpengaruh pada perkembangan jiwa, kepribadian, dan motivasi Anda.
Menurut sebuah studi yang dilakukan di Australia, persahabatan dengan teman yang tepat bisa membuat umur seseorang lebih panjang dibanding dengan ikatan keluarga. Bahkan persahabatan juga bisa melindungi seseorang dari risiko obesitas, depresi, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.

"Ketika seorang perempuan sedang stres, mereka akan berusaha mencari seorang teman untuk bicara dan curhat. Dengan cara ini mereka bisa melepaskan hormon oksitosin yang memiliki efek menenangkan pikiran dan tubuh," ungkap Joan Borysenko, PhD, penulis buku Inner Peace for Busy Women.

Tak perlu ratusan atau ribuan teman di media sosial untuk memenuhi kebutuhan Anda berbagi, karena mereka tak akan tahu bahwa Anda sedang gundah kecuali Anda mengabarkannya. Cukup beberapa tipe teman yang bisa memotivasi dan membuat hidup Anda kembali menyenangkan.

1. Teman masa kecil

Pertemanan yang sudah dibina sejak lama memang punya keistimewaan sendiri. Mereka mengenal Anda dan keluarga Anda dengan baik, seiring dengan bertambahnya usia Anda. Teman masa kecil akan memberikan banyak kenangan dan cerita yang berbeda dalam hidup. "Teman semasa kecil bisa mengingatkan Anda bahwa Anda tetap seperti dulu dengan sikap yang baik, dan akan selalu baik," ungkap Rebecca G. Adams, PhD, peneliti hubungan pertemanan dan ahli sosiologi dari University of North Carolina di Greensboro. Teman semasa kecil juga menjadi pengingat siapa diri Anda sebenarnya, dan membuat Anda tetap membumi ketika Anda mulai lepas kontrol dan berubah ke arah negatif.

2. Teman baru
Perluas pergaulan Anda dengan memiliki teman baru, karena teman baru tidak memiliki praduga apapun tentang Anda. Profesor dari Virginia Tech Institute, Rosemary Blieszner, PhD, mengungkapkan bahwa teman-teman baru yang kita temui dalam berbagai kegiatan bisa menyegarkan suasana pertemanan dan bisa membawa Anda dalam jaringan orang-orang yang baru. Selain akan memperluas jejaring Anda, mengenal orang-orang dari latar belakang yang berbeda juga akan memberikan pengalaman yang lebih kaya untuk Anda.

3. Teman berolahraga

Setelah lelah bekerja sepanjang minggu, akhir pekan pasti ditunggu-tunggu karena Anda bisa beristirahat. Inilah pentingnya punya teman yang suka berolahraga, karena mereka bisa memotivasi Anda untuk berolahraga, sekalipun Anda sedang malas. Sebuah studi dari University of Connecticut menemukan bahwa dukungan sosial yang kuat dari teman adalah kunci untuk konsisten dalam berolahraga. Untuk hasil terbaik, tetapkan jadwal latihan bersama. "Olahraga bersama sahabat merupakan cara terbaik untuk meningkatkan semangat dan motivasi berolahraga karena dilakukan dengan senang berkat kehadiran teman," ungkap Marcia G. Ory, PhD, peneliti dari Texas Sains A &M Health Center.

4. Teman spiritual

Menurut penelitian, menjadi bagian dari kelompok spiritual ternyata bisa membantu seseorang menjadi lebih "tahan banting" dan lebih sehat. Studi yang dilakukan di Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang sering mengambil bagian dalam kegiatan spiritual seperti berdoa atau bermeditasi, ternyata memiliki kemungkinan 50 persen lebih besar untuk hidup lebih lama dibandingkan dengan orang yang usia dan status kesehatannya sama.

5. Teman yang lebih muda
Penelitian menunjukkan bahwa elemen penting dari kehidupan yang bahagia adalah memelihara dan merasa berguna bagi orang lain, misalnya dengan berbagi pengalaman yang pernah dialami. "Teman yang lebih muda bisa membantu kita merasa lebih berharga dan berguna bagi orang lain," tukas Blieszner.

6. Teman pasangan Anda
Dalam hal yang positif, bisa berbaur dengan teman pasangan Anda bisa membantu meningkatkan keharmonisan pernikahan Anda. Jangan anggap bahwa hanya menyatu dengan keluarga pasangan saja yang bisa membuat Anda bahagia. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 347 pasangan membuktikan, ada hubungan positif di antara lingkungan pertemanan Anda. Pasangan juga akan banyak menghabiskan waktu bersama mereka sehingga secara tak langsung teman pasangan adalah bagian dari keluarga.

7. Ibu

Menurut survei dari Pennsylvania State University, sekitar 85 persen perempuan dewasa mengaku memiliki hubungan yang baik dengan ibu mereka. Meski tak jarang ada konflik yang tak terhindarkan antara ibu dengan anak perempuan, namun umumnya hubungan ini sangat kuat, dekat, dan saling mendukung. Ibu merupakan orang terdekat dalam keluarga yang selalu siap membantu Anda ketika menghadapi masalah apapun. "Ada nilai besar dalam ikatan ini karena ibu dan anak perempuan sangat peduli satu sama lainnya," ungkap Karen L. Fingerman, PhD. 

0 komentar:

Poskan Komentar