10 Profesi Bergaji Tinggi 10 Tahun ke Depan

Jumat, 06 April 2012

 Pengembang Perangkat Lunak Komputer
Masyarakat dewasa ini sudah tidak lagi melihat profesi hanya dari sisi prestise. Kini para pencari kerja umumnya memilih profesi yang dianggap bisa memberikan gaji lebih besar dan kesempatan yang lebih banyak.

Seperti dikutip VIVAnews.com dari laman 247wallst.com, sedikitnya terdapat 10 jenis profesi yang bakal banyak dicari sekaligus memberikan pendapatan yang dipastikan bakal menjamin kehidupan. Profesi ini diperkirakan bakal melejit pada beberapa dekade mendatang dan tentunya menyediakan gaji di atas rata-rata.

Sejumlah indikator pendukung yang dijadikan standar dalam penilaian profesi menjanjikan ini diukur berdasarkan perubahan populasi dan arah perubahan operasional bisnis. Sementara jumlah pertumbuhan pekerjaan baru dihitung sejak 2008 hingga 2018.

Kendati data dalam penilaian ini menggunakan sampel dan data dari masyarakat Amerika Serikat (AS), sejumlah profesi yang diprediksi memberikan pendapatan besar pada masa depan ini juga banyak terdapat di Indonesia.

Inilah 10 profesi yang diprediksi bakal memberikan gaji besar di masa 10 tahun mendatang

1. Penasihat keuangan pribadi
Jumlah pekerjaan baru: 62.800
Persentase kenaikan: 30,1 persen
Rata-rata gaji per tahun: US$64.750 (Rp550,37 juta)

Profesi penasihat keuangan pribadi ini menyediakan jasa bagi masyarakat yang membutuhkan jasa untuk pengaturan seperti pajak, investasi, dan asuransi.

Berdasarkan data Bureau of Labor Statistics (BLS) Amerika, penasihat keuangan akan sangat dibutuhkan oleh jutaan pegawai yang berencana pensiun dalam 10 tahun mendatang. Seiring bertambahnya jumlah penduduk pada era baby boom, kebutuhan penasihat keuangan ditaksir bakal naik dan banyak orang akan mencari jasa dari para ahli keuangan ini.

Pada tahun 2018, jumlah penasihat keuangan pribadi diperkirakan tumbuh lebih dari 60 ribu orang atau 30 persen dibandingkan posisinya saat ini.

2. Dental Hygienist

Jumlah pekerjaan baru: 67.600
Persentase kenaikan: 36,1 persen
Rata-rata gaji: US$68.250 (Rp580,12 juta)
Dental Hygienist merupakan profesi yang berjalan bersama dokter gigi, yaitu membersihkan gigi dan mendampingi dalam proses operasi. Gaji dari profesi ini diperkirakan mencapai US$70.000 per tahun. Banyak perguruan tinggi di AS kini menyediakan program perawatan gigi yang sebagian besar bisa diselesaikan dalam 4 tahun.

Berdasarkan data BLS, kebutuhan jasa perawatan gigi akan meningkat seiring bertambahnya jumlah populasi masyarakat dan kalangan tua akan bertambah banyak sehingga memerlukan jasa perawatan gigi.

Pada tahun 2008, perawat gigi berjumlah sekitar 175.ooo orang dan akan betambah menjadi 240 ribu orang pada tahun 2018.

3. Insinyur Teknik Sipil

Jumlah pekerjaaan baru: 67.600
Persentase kenaikan: 24,1 persen 
Rata-rata gaji: US$77.650 (Rp660,02 juta)

Disaat jumlah profesi insinyur akan tumbuh sekitar 10 persen di AS, jumlah insinyur yang khusus bergerak di bidang teknik sipil akan meningkat rata-rata 1-2 kali lebih cepat. Kondisi ini terjadi karena pekerjaan insinyur untuk profesi ini yang melibatkan keahlian transportasi, tata kota, dan pembangunan infrastruktur industri, sangat berkaitan dengan pertumbuhan populasi penduduk.

4. Analis Pasar Modal
Jumlah pekerjaan baru: 70.100
Persentase kenaikan: 28,1 persen
Rata-rata gaji: US$60.570 (Rp514,84 juta)

Analis pasar modal selama ini diketahui banyak berhubungan dengan perusahaan besar untuk memberikan informasi mengenai kondisi demografis dan target audiens.
Selama beberapa dekade mendatang, individu yang bekerja di sektor ini akan menjadi incaran para perusahaan. BLS memperkirakan, analis pasar dengan spesialisasi yang luas, akan tumbuh lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan pekerjaan karena kompetisi diantara perusahaan yang berencana memperluas pangsa pasar.

Pada tahun 2018, diperkirakan akan ada kebutuhan jumlah analis pasar hingga 70 ribu pekerjaan baru.

5. Analis Sistem Computer

Jumlah pekerjaan baru: 108.100
Persentase kenaikan: 20,3 persen
Rata-rata gaji: US$77.740 (Rp660,79 juta)

Analis Sistem Komputer bekerja untuk membangun dan mengelola jaringan komputer bagi perusahaan untuk digunakan dalam berbagai pakai file dan komunikasi internal di kantor. Mereka juga mengelola keamanan web di dalam jaringan.
Profesi yang tersedia untuk mereka yang berusia maksimal 30 tahun ini diperkirakan bakal tumbuh 20 persen atau 110 ribu posisi pada akhir dekade ini. Meskipun perusahaan banyak yang mencari pekerja lulusan perguruan tinggi, tidak tertutup kemungkinan bagi para lulusan sekolah menengah atau memiliki sertifikat untuk mengisi posisi ini.

Rata-rata pendapatan tahunan untuk profesi ini diperkirakan mencapai US$77.740 yang merupakan salah satu pendapatan terbaik yang bisa diperoleh oleh mereka yang tidak memperoleh pendidikan di perguruan tinggi.

6. Dokter dan Ahli Bedah

Jumlah pekerjaan baru: 144.100
Persentase kenaikan: 21,8 persen
Rata-rata pendapatan: US$94.000-153.000 (Rp799 juta-Rp1,3 miliar)

Hingga kini masih banyak wilayah yang belum memiliki ahli medis dan kebutuhan profesi ini. Namun, profesi ini akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Data Lembaga Statistik Buruh AS memperkirakan kebutuhan tenaga medis dan ahli bedah berpotensi bertambah seiring meningkatnya jumlah profesi yang sama yang akan pensiun selama dekade 2008-2018. "Tingkatan untuk memperoleh sertifikat dokter dan ahli bedah adalah salah satu hal yang sulit. Namun, potensi pembayaran sangat tinggi. Tergantung apakah mereka dokter ahli atau hanya dokter praktik," tulis data itu.

Pendapatan yang diterima dokter memang memiliki rentang yang luas, namun bukan berarti tidak menguntungkan. Dari berbagai ahli medis, rata-rata gaji paling rendah adalah US$94.000 per tahun atau Rp799 juta.

7. Computer Applications Software Engineers

Jumlah pekerjaan baru: 175.100
Persentase kenaikan: 34 persen
Rata-rata pendapatan: US$94.180 (Rp800,53 juta)

Di era komputer yang sudah mobile, beberapa posisi menjadi sangat penting, sama dengan pengembangan perangkat lunak aplikasi komputer. Pada 2008, 514 ribu orang bekerja pada posisi ini. Selanjutnya pada 2018, Lembaga Statistik Buruh memperkirakan ada tambahan kebutuhan pekerjaan pada posisi ini sebanyak 175 ribu orang.

Lembaga itu memperkirakan, dengan pertumbuhan yang cepat dari tenaga kerja pada dekade 2008-2018, pekerjaan di bidang teknisi perangkat lunak komputer akan sangat bagus. Mereka yang memiliki pengalaman praktis dan lulusan perguruan tinggi di bidang komputer mempunyai peluang yang sangat besar.

Bahkan, bagi mereka yang mampu memperoleh sertifikat bisa memperoleh pendapatan rata-rata US$100 ribu per tahun.

8. Management Analysts


Jumlah pekerjaan baru: 178.000
Persentase kenaikan: 23,9 persen
Rata-rata pendapatan: US$78.160 (Rp664,36 juta)

Management analysts berperan layaknya konsultan bagi bisnis dan membantu mengarahkan jalannya roda industri, efisiensi, dan mempertahankan inventaris yang mencair.

Berdasarkan data Lembaga Statistik Buruh AS, pekerjaan untuk posisi management analysts diperkirakan tumbuh 24 persen, lebih cepat dari rata-rata, seiring kebutuhan industri dan pemerintahan yang memerlukan ahli dari luar lembaganya untuk meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi.

Dengan penambahan jumlah tenaga kerja lebih dari 178 ribu posisi pada 2018 dan pendapatan rata-rata per tahun sebesar US$80.000, management analysts merupakan pekerjaan paling menjanjikan pada masa mendatang.

9. Akuntan dan Auditor

Jumlah pekerjaan baru: 279.400
Persentase kenaikan: 21,6 persen
Rata-rata pendapatan: US$61.690 (Rp254,36 juta)

Saat ini, banyak pelaku bisnis yang tidak memanfaatkan akuntan untuk mengelola pembukuan, pembayaran pajak, dan mempersiapkan laporan keuangan. Hingga kini, AS memiliki sedikitnya satu juta akuntan dan auditor yang diperkirakan bertambah lebih dari seperempat juta.

Lembaga Statistik Buruh AS memperkirakan tumbuhnya kebutuhan pekerja di profesi ini disebabkan bertambahnya pelaku bisnis, perubahan aturan keuangan, dan tata kelola perusahaan, serta meningkatnya desakan akuntabilitas untuk melindungi organisasi dan pemegang saham.

Untuk menjadi akuntan memang memerlukan sertifikat minimal dari perguruan tinggi yang berkaitan dengan profesi tersebut.

10. Perawat Terdaftar

Jumlah pekerjaan baru: 581.500
Persentase kenaikan: 22.2 persen
Rata-rata pendapatan: US$64.690 (Rp549,86 juta)

Perawat bersertifikat bertugas menyediakan perawatan medis dasar, mengelola sejarah kesehatan pasien, dan yang terpenting menyediakan perawatan jangka panjang terhadap pasiennya.

Seperti dental hygienist, perawat bersertifikat tidak membutuhkan sertifikat medis, namun tetap memperoleh pendapatan yang tinggi. Di saat kebutuhan dokter dan ahli bedah meningkat 144 ribu orang pada 2018, kebutuhan perawat benar-benar diperlukan bahkan meningkat tajam.

Pertumbuhan kebutuhan perawat ini karena faktor teknologi perawatan kesehatan yang makin canggih, serta tekanan terhadap program perawatan preventif yang makin meningkat.

Faktor pendorong lain adalah jumlah masyarakat yang akan memasuki masa tua semakin meningkat pesat. (art)

 http://bisnis.vivanews.com

0 komentar:

Poskan Komentar